Ilmuan Muslim pencetus konsep penerbangan pertama - GADIZA

Ilmuan Muslim pencetus konsep penerbangan pertama

4 bulan yang lalu      Sosok Inspiratif

Gadiza.co.id – Saat ini mungkin masih banyak menganggap pencetus teknologi penerbangan pertama adalah Wright bersaudara, tidak lain adalah Oliver Wright dan Wilbur Wright. Hal tersebut memang benar adanya kedua bersaudara tersebut merupakan penemu teknologi penerbangan “Wright Flyer 1” yang kemudia menjadi catatan besar dalam sejarah teknologi dunia penerbangan. Pesawat karya mereka berdua merupakan pesawat pertama di dunia.

 

Namun tidak banyak tahu bahwa mereka berdua bukanlah pencetus teknologi penerbangan pertama di dunia. Lalu siapakah pencetus pertama teknologi penerbangan di dunia pertama. Jauh sebelum Wright bersaudara mengenalkan teknologi penerbangan mereka, terdapat ilmuan muslim asal Andalusia (Spanyol) telah menciptakan grassroot penerbangan disaat masa kekhalifaan Bani Umayyah. Beliau bernama Abbas bin Firnas, merupakan orang yang menemukan pertama kali dasar-dasar konsep pesawat terbang pertama dalam ilmu sejarah ilmu pengetahuan. Abbas bin Firnas merupakan manusia pertama yang mampu terbang menggunakan pesawat. Penerbangan yang dilakukan Abbas bin Firnas telah dilakukan ribuan tahun sebelum Wright bersaudara dilahirkan.

 

Abbas bin Firnas memiliki nama lengkap yang cukup panjang yaitu, Abu al-Qasim Abbas bin Firnas bin Wirdas at-Takurini al-Andalusi al-Qurthubi. Dilahirkan pada 810 M di Izn-Rand Onda, Al-andalus yang kini dikenal sebagai Ronda, berada di Spanyol. Memiliki latar belakang pendidikan yang cukup tinggi karena tercatat sebagai ilmuan, fisikawan, kimiawan, teknisi sekaligus penyair Arab yang memiliki keturunan Berber. Dia tumbuh besar di Cordoba tepatnya pada abad ke-2 hingga ke-3 hijriah malam kekhalifahan bani umayyah II.

Awal mulanya, Abbas terbesit pemikiran konsep terbang setelah membaca surat Al-Mulk ayat 19. Dalam surat tersebut dituliskan bahwa “Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya diatas mereka? Tidak ada yang menahannya di (udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.” (QS. AL-Mulk: 19)

 

Saat itu Abbas pu berfikir burung saja bisa terbang, maka bagaimana dengan manusia yang memiliki akal dan terlebih jika Allah berkendak maka apapun bisa terjadi. Abbas kemudian melakukan sebuah penilitian mengapa burung mampu terbang dilangit hanya dengan menggunakan sayapnya. Berdasarkan hal itu Abbas mulai merakit sebuah sayap lalu mengikatkannya ditangan. Kemudian dia pun pergi ke sebuah bukit yang tinggi untuk mencoba sayap tersebut namun masih belum membuahkan hasil yang baik.

 

Dengan sifat yang pantang menyerah, Abbas bin Firnas kembali melakukan penelitian dengan cara mengkaji masa benda terhadap udara dan pengaruhnya terhadap benda di ruangan hampa. Ia senantiasa mengkaji masa benda dengan ilmu eksak yang dimiliki.Tak lama Abbas menciptakan sayap burung dengan bulu-bulu yang terbuat dari sutra yang mampu menahan masa tubuhnya. Setelah itu mereka mengumumkan percobaan penerbangan yang akan dilakukannya kepada khlayak ramai.

 

Baca artikel sebelumya: Tips menggunakan jilbab bagi pemilik pipi tembem




Komentar Artikel "Ilmuan Muslim pencetus konsep penerbangan pertama"