Ethical Didalam Muslim Fashion - GADIZA

Ethical Didalam Muslim Fashion

1 tahun yang lalu      FASHION

 

Melihat kesuksesan Muslim Fashion Festival lalu, tahukah Sahabat Gadiza terdapat sedikit dinamika yang unik disana. Pertama yang sering kita jumpai disana, tidak hanya terdapat desainer kreatif baru yang memamerkan karya nya namun terdapat desainer kawakan serta yang sudah berpengalaman turut berpartisipasi di acara tersebut.

Mungkin akan terdengar biasa saja jika, fashion desainer senior turut serta dalam pagelaran acara tersebut. Disini kami bisa katakana tidak, karena acara tersebut sejatinya bernuansa muslim, dari judulnya sendiri pun Muslim Fashion Festival, keunikannya adalah para fashion designer lawas tersebut memperluas karyanya dari yang sebelumnya tidak membuat atau menjual busana muslim, kini mereka turut dalam hegemoni naiknya tren fashion muslim di Indonesia.

Namun apakah mereka yang berlomba mengejar tren pasar sudah menerapkan Ethical Fashion pada usaha mereka ya Sahabat Gadiza. Menurut  sebuah forum Ethical Fashion di luar negeri, sebuah Ethical Fashion sendiri dilambangkan pada pendekatan positif kepada karya desain, sumber atau bahan baku serta pengerjaan sebuah busana dengan memaksimalkan manfaat bagi orang yang membeli serta masyarakat sekitar, serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Fashion Muslim Rosie Rahmadi

Pengertian etis yang tercantum pada forum tersebut bukan berarti, jika tidak dilakukan merupakan melakukan sesuatu kejahatan. Arti yang ditekankan sesungguhnya pada pendekatan yang berfungsi berperan aktif terhadap pengurangan kemiskinan, pembangunan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan dan meminimalisir masalah lingkungan yang mungkin akan terjadi.

Betapa pentingnya sebuah strategi bisnis terhadap masalah sosial dan lingkungan. Pada tahun 1989, pernah dijelaskan arti ethical suistanability yang diterima secara luas, untuk memenuhi sekarang tanpa harus mengorbankan kemampuan serta peluang generasi berikutnya untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Bagi Sahabat Gadiza, jika masih ingin bisnisnya lebih suistainable maka perlu menerapkan poin-poin berikut.

  • Sosial

Tahukah anda, tidak hanya bisnis fashion namun hampir semua bisnis besar bergantung pada orang-orang dibelakangnya. Maka dari itu ketika Sahabat Gadiza melangkah kedalamnya jadikanlah peningkatan kapasitas pekerja dan kesejahteraan masyarakat luas sebagai salah satu parameter penunjang keputusan di setiap kesempatan. Dalam kontek yang lebih dalam, jangan sampai terjadi eksploitasi tenaga kerja manusia di bisnis anda, karena akan mempengaruhi stabilitas industri itu sendiri.

 

  • Lingkungan

Dukungan terhadap kelestarian lingkungan, hal ini tentu saja berhubungan dengan bagaimana Sahabat Gadiza mengelola supply chain diiringi dengan meminimalkan dampak terhadap lingkungan. Langkah yang dilakukan tidak hanya dilakukan ketika melakukan operasional bisnis, namun sebisanya diikuti dengan peningkatan kesadaran, investasi dan dukungan inisiatif terhadap lingkungan. Sebagai contoh melakukan konservasi mangrove.

 

  • Komersial

Tulang pungguh sebuah bisnis harus didukung dengan pengelolaan keuangan yang kuat. Dengan kuatnya sebuah model keuangan dalam suatu bisnis, maka Sahabat Gadiza akan mampu mencapai 2 poin diatas. Memiliki visi dan misi yang baik tanpa pondasi pengelolaan keungan yang kuat akan menjadi bumerang berbahaya bagi. Pendekatan berkelanjutannya termasuk peningkatan produk serta layanan yang berkualitas yang memenuhi standar kebutuhan pasar dan permintaan pasar serta di pasarkan secara wajar.

 

Lingkup bisnis Fashion didasari atas 3 poin ini. Jika dilakukan dengan benar dan saling bersinergi akan membuahkan hasil yang baik.



Artikel Terkait



Komentar Artikel "Ethical Didalam Muslim Fashion"