Ditolak bekerja karena berhijab - GADIZA

Ditolak bekerja karena berhijab

1 tahun yang lalu      FASHION

Gadiza.co.id – Beberapa waktu lalu seorang wanita mesir tercenggang, oleh salah satu institusi kesehatan di Jerman. Berniat mulia mencari pekerjaan sebagai seorang dokter, malah mendapatkan pernyataan yang tidak enak, berkaitan dengan latar belakangnya.

Sama seperti pada umumnya pelamar kerja, wanita yang masih menyembunyikan identitasnya ini sangat gembira, menerima email balasan dari institusi kesehatan yang dia lamar. Namun tidak disangka Institusi Kesehatan yang bertempat di Alsdorf tersebut malah memberikan kabar yang tidak mengenakan kepada wanita berkebangsaan Mesir ini.

Menurut HuffPost Arab, yang telah mendengarkan cerita dari dokter tersebut. Pada email balasan yang diterima, disana tertulis bahwa dokter tersebut ditolak karena dia menggunakan hijab. Dokter yang suka terhadap Fashion Hijab itu pun berkata.

“Saat di tiba di Jerman, saya sudah menyebarkan dokumen lamaran pekerjaan. Tapi kali ini dia beruntung karena mendapatkan tawaran pekerjaan. Ketika dia menyetujui tawaran pekerjaan tersebut dan mengirim dokumen pribadinya ke instansi tersebut. tapi nyatanya     mereka justru membalas dengan sangat menyakitkan.”

Karena merasa diperlakukan tidak pantar, wanita tersebut membalas email tersebut. “Mengapa kalian mengajukan tawaran pekerjaan kepadaku, tapi nyatanya tidak ada tempat untuk wanita berhiijab? Kali ini aku mendapatkan penolakan yang paling rasis”tulisnya.

Dokter tersebut geram karena, dia tahu dengan jelas di Jerman tidak diperbolehkan melakukan berbagai macam praktek diskriminasi. Hal tersebut sudah tertulis di dalam undang-undang yang berlaku di Jerman, terkait syarat melamar kerja tidak memperbolehkan sang pelamar ditolak karena alesan seperti etnis, agama, gender, disabilitas, usia, jenis kelamin dan termasuk orientasi seksual.  Bercermin dari kejadian yang menimpah dokter asal Mesir tersebut. Artinya institusi kesehatan tadi, sudah melanggar undang-undang anti diksriminasi di Jerman. Atas kejadian tersebut akhirnya wanita berhijiab ini melaporkan ke pihak berwajib.

Abdul Rahman Ashour, selaku kepala sindikat kepolisian  yang menerima laporan dokter itu, menyatakan bahwa kasus ini akan segera ditindak lanjuti. Menurut pihak kepolisian kejadian ini termasuk kekerasan secara verbal terhadap seorang wanita.

Menurut salah satu sumber di Jerman, kejadian seperti ini ternyata bukan pertama kali terjadi. Hal yang serupa juga pernah terjadi sekitar 2 tahun yang lalu. Seseorang dokter muslim hendak melamar pekerjaan sebagai dokter gigi, ditolak karena beragama islam.

Seperti yang dilansir media Stepfeed, pada tahun 2016 survei menunjukan penolakan terhadap seorang muslim untuk mencari nafkah memang sudah biasa terjadi. Wanita yang menggenakan hijab juga sering menjadi korban diskriminasi di Jerman. Hal ini sebenarnya juga terjadi di seluruh negara bagian eropa, wanita muslim pengguna hijab mengalami kesulitan, mencari dan mempertahankan pekerjaan mereka.



Artikel Terkait



Komentar Artikel "Ditolak bekerja karena berhijab"