Definisi Cantik dalam Pandangan Islam - GADIZA

Definisi Cantik dalam Pandangan Islam

1 tahun yang lalu      FASHION

Gadiza.co.id - Selama beberapa tahun terakhir, gerakan feminisme gencar menyerukan soal beauty standard. Pasalnya, stereotipe kecantikan seorang wanita selama ini dinilai dari sosok yang ramping—jika tidak dapat dikatakan kurus, berkulit putih, berambut panjang, dan sederet standar lainnya yang kerap membuat kaum wanita sendiri merasa tidak nyaman dengan tubuh yang dimiliki.

Penolakan standar ini semakin vokal karena semakin tingginya kesadaran dan keberanian kaum wanita dalam mengapresiasi diri sendiri. Kini, kecantikan tidak lagi hanya dipandang semata dari fisik, tetapi juga dari kecerdasan, kreativitas, sikap, dan hal-hal terkait inner beauty lainnya.

Lantas, bagaimana sebenarnya definisi cantik menurut pandangan Islam?

Menjaga salat dan taat

Karakter pertama dari seorang wanita yang cantik dalam pandangan Islam adalah wanita yang senantiasa menjaga salatnya. Dia mengerti hakikatnya sebagai hamba Allah dan tujuan penciptaannya di dunia. Tidak hanya shalat, wanita yang cantik juga akan selalu menjaga ketaatannya terhadap segala apa yang diwajibkan kepadanya dan menghindari apa yang dilarang baginya.

Menjaga kehormatan

Muslimah yang kecantikannya sejati tidak akan ‘menjual’ dirinya dengan mudah—atau dalam kata lain, tidak mudah tergoda dengan bujuk rayu duniawi. Dia memiliki harga diri dan mampu menjadi image-nya dengan sangat baik, tetapi bukan berarti dia berpura-pura.

Bagi wanita yang belum menikah, dia tidak akan dengan mudahnya terlena dengan ajakan laki-laki untuk melakukan hal-hal yang dilarang agama. Bagi wanita yang telah menikah, dia akan menjaga kehormatannya dengan senantiasa menjaga amanah yang diberikan sang suami, termasuk pula dengan tidak mencurahkan atau membeberkan kejelekan sang suami sekalipun kepada orang-orang terdekatnya, sekecil apa pun, kecuali kepada Allah.

Mempunyai sifat malu

Ciri lain yang termasuk dalam kategori wanita cantik menurut Islam adalah wanita yang senantiasa menjaga rasa malunya. Malu dalam artian di sini bukanlah tidak berarti malu yang dapat menghambat dirinya untuk berkembang, melainkan merasa rendah hati. Wanita ini pun tidak terlalu suka menampilkan apa yang dimilikinya hanya untuk mendapatkan simpati atau pengakuan dari manusia lainnya.

Menutup aurat

Perintah menutup aurat telah termaktub dalam kitab suci Alquran sehingga sebenarnya tidak ada alasan bagi setiap mukminah untuk memenuhinya. Sayangnya, masih banyak wanita muslim yang belum menutup auratnya dengan sempurna. Sekalipun jilbab telah dikenakan, mereka belum benar-benar menutup auratnya.

Bila menuruti perintah agama, maka menutup aurat yang sebenarnya adalah dengan mengenakan pakaian yang menutupi dari puncak kepala hingga ujung kaki kecuali bagian wajah dan telapak tangan. Perlu diperhatikan, menutup tidak sama dengan membungkus. Pakaian yang dikenakan semestinya longgar sehingga tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Jilbab yang dipakai pun tidak seharusnya memperlihatkan data dan terlalu erat hingga memperlihatkan bentuk kepala (leher).

Beruntungnya, di Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, menemukan busana muslimah syari tidaklah susah. Ada banyak brand yang menyediakan pakaian syari berkualitas seperti Alaskumala karya Rosie Rahmadi. Tidak hanya untuk wanita, Rosie Rahmadi juga merilis versi lain yaitu Parapohon yang menyediakan busana muslim untuk pria.

Demikianlah karakter dan definisi wanita cantik menurut Islam. Meskipun fisik merupakan daya tarik yang tidak terbantahkan, akhlak tetaplah menjadi kecantikan dari setiap wanita yang sesungguhnya.



Artikel Terkait



Komentar Artikel "Definisi Cantik dalam Pandangan Islam"